Knowledge, Piety, Integrity: Sebuah Tinjauan Nurani

Oleh: Riza Rizky Pratama

Slogan di atas akhir-akhir ini telah kehilangan maknanya. Gedung biru itu sudah tegak berdiri. Seolah menunjukkan bahwa slogan tersebut adalah dikotomi konkrit bahwa agama Islam hanya dibatasi pada ruang ritual dan ruang ilmu tanpa pernah menyapa ruang amal khususnya ekonomi. Tapi ada hal lain yang terus menggelitik hati sebelum gedung itu berdiri. Sebuah percakapan pembuka antara sahabat saya dengan Pak Rektor via sms. Kurang lebih begini isinya:

A: Pak, mengapa tidak memilih bank syariah sebagai penyedia layanan keuangan mahasiswa tetapi malah memilih Bank Mandiri?

K: Pertama, bank syariah belum murni syariah. Kedua, pelayanannya belum baik. Ketiga, hHal ini sudah merupakan keputusan Dewan Pakar Universitas dan mengikuti ketentuan Depag.

Lanjutkan membaca

UIN Jakarta akan Bentuk Lab Asuransi Syariah

Sinergi antara dunia kampus dan industri keuangan syariah kian diperlukan seiring dengan berkembangnya industri tersebut di Indonesia, termasuk industri asuransi syariah. Untuk meningkatkan sinergi dengan industri itu, UIN Syarif Hidayatullah pun kini menjajaki untuk membentuk laboratorium asuransi syariah.

Ketua Program Studi Muamalah UIN Syarif Hidayatullah, Euis Amalia, mengatakan untuk praktik asuransi syariah di UIN sebenarnya sudah memiliki mata kuliah praktikum asuransi syariah, aktuaria dan underwriting, namun untuk laboratorium asuransi syariah belum dibangun secara terpisah. “Laboratorium asuransi syariah sekarang lagi proses, kita sedang merancang softwarenya. Insya Allah tahun ini laboratorium sudah jalan,” kata Euis kepada Republika, Jumat (13/11).

Untuk laboratorium dan praktikum asuransi syariah UIN bekerja sama dengan Takaful Indonesia, Bumida Syariah dan Allianz Syariah. Sebagai bentuk sinergi kampus dengan industri, kata Euis, pihaknya juga mengadakan seminar atau workshop dengan mengundang praktisi untuk meningkatkan pengetahuan operasional mahasiswa.

Lanjutkan membaca

Mau Masuk Bank Syariah? Tidak Cukup Kuliah!

Kira-kira itulah yang menjadi judul dalam salah satu seminar hari kedua  (09/09) Kajian Ekonomi Islam Ramadhan (KEISRA) 2009. Dengan tema peluang karier di perbankan syariah, Iman Ni’matullah Lc., S.Ei dari Bank Muamalat Indonesia menceritakan seluk beluk dan tips mengenai karier di perbankan syariah. Acara yang digelar di Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah ini tidak banyak dihadiri peserta.

Peluang karier di perbankan syariah memang masih sangat terbuka luas. Industri yang baru booming satu dekade terakhir ini masih membutuhkan ribuan bahkan puluhan ribu Sumber Daya Insani (SDI). Belum lagi makin bertambahnya bank yang membuka unit syariah serta sepuluh Bank Umum Syariah (BUS) yang akan hadir di tahun 2010. Mengenai pertumbuhan industri ini pun cukup menjanjikan; sejak tahun 1992-2008 pertumbuhannya kurang lebih 60 persen.

Namun hal itu hanyalah faktor pendukung dari luar karena tentu pendorong utamanya ada dari dalam diri kita sendiri. Fakta di lapangan membuktikan bahwa orang yang bekerja di industri ini masih sedikit yang lulusan ekonomi Islam, khususnya perbankan syariah. Selain data di atas merupakan peluang tapi juga sekaligus menjadi pekerjaan rumah buat kita semua.

Lanjutkan membaca

Desain Jaket Lisensi: Tanggapannya?

Kaget juga nih setelah di minta untuk publish rancangan jaket Lisensi. Buat temen-temen semua, mohon saran atau kritiknya ya? ;)

new

Lanjutkan membaca

Belajar ke Museum Bank Indonesia

museum_bi

Bagi sebagian orang, jalan-jalan ke museum merupakan tempat yang membosankan dan terkesan kuno. Tapi menurut Lisensi, museum merupakan tempat rekreasi—yang tentu dapat menghilangkan kejenuhan—dan yang terpenting adalah tempat belajar. Tempat yang dipilih untuk rihlah kali ini adalah Museum Bank Indonesia (MBI).

Hari Minggu (7/06), sekitar 12 orang dari pengurus Lisensi berkunjung ke MBI dan belajar mengenai Bank Indonesia khususnya dan perekonomian Indonesia secara makro pada umumnya. Di sana kami belajar mengenai asal mula berdirinya Bank Indonesia, peran Bank Indonesia, teknik dan pengetahuan pengumpulan mata uang (numismatics) dan lain-lain.

Di awal kami memasuki ruang playmotion untuk menangkap koin-koin mata uang yang berterbangan. Setelah itu kami diajak untuk menyaksikan film tentang sejarah Bank Indonesia mulai dari zaman awal kedatangan bangsa Eropa hingga peran BI pada masa sekarang. Ruang terakhir yang dikunjungi adalah ruang numismatik dan ruang sejarah.

Lanjutkan membaca

G-20 (The Group of Twenty)

G-20 atau Kelompok 20 ekonomi utama adalah kelompok 19 negara dengan perekonomian besar di dunia ditambah dengan Uni Eropa. Secara resmi G-20 dinamakan The Group of Twenty (G-20) Finance Ministers and Central Bank Governors atau Kelompok Duapuluh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral.

Kelompok ini dibentuk tahun 1999 sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu penting perekonomian dunia. Pertemuan perdana G-20 berlangsung di Berlin, 15-16 Desember 1999 dengan tuan rumah menteri keuangan Jerman dan Kanada. Selanjutnya disingkat G-20.

Latar belakang pembentukan forum ini berawal dari terjadinya Krisis Keuangan 1998 dan pendapat yang muncul pada forum G-7 mengenai kurang efektifnya pertemuan itu bila tidak melibatkan kekuatan-kekuatan ekonomi lain agar keputusan–keputusan yang mereka buat memiliki pengaruh yang lebih besar dan mendengarkan kepentingan-kepentingan yang barangkali tidak tercakup dalam kelompok kecil itu. Jenis organisasi ini adalah sebuah organisasi yang berkarakterkan Forum konsultasi. Adapun tujuannya adalah “Mewadahi negara-negara industri dan berkembang secara bersama-sama mendiskusikan berbagai masalah kunci di bidang ekonomi dunia.”

Lanjutkan membaca

Uji 8 Psikotes Perbankan Syariah

Lingkar Studi Ekonomi Syariah (Lisensi) bekerja sama dengan Experience Consulting telah mengadakan Uji 8 Psikotes Perbankan Syariah pada hari Minggu (19/04). Acara yang diikuti lebih dari lima puluh peserta ini merupakan sebagai pengetahuan lebih awal mengenai cara-cara, teknik, serta tips and trick dalam menghadapi psikotes perbankan syariah.

Pihak dari Experience Consulting mengatakan bahwa tingkat kemiripan soal-soal psikotes tersebut dengan psikotes yang ada diperbankan adalah 75 persen sama. Dengan begitu para peserta dapat pengetahuan dan pengalaman lebih awal jika nantinya akan melamar di perusahaan tertentu. Acara yang dimulai dari pukul 8 pagi hingga 5 sore ini tidak hanya diikuti oleh peserta dari UIN Jakarta saja, tapi juga terdapat mahasiswa dari Jogjakarta dan mahasiswa S2.

SDM yang Mampu Mengembangkan Sistem Syariah

Pendahuluan

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Ta’ala pemilik alam semesta yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga kepada seluruh makhluk ciptaan-Nya di alam ini. Shalawat serta salam senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad Saw, seorang pemimpin yang telah berhasil memadukan kecerdasan intelektual,emosional, dan spiritual sehingga menjadi seorang suri tauladan yang baik bagi umatnya.

SDM atau Sumber Daya Manusia merupakan salah satu elemen penting yang harus ada dalam sebuah institusi atau perusahaan. Dalam dunia perbankan khususnya perbankan syariah perlu adanya SDM yang bukan hanya pandai dalam aspek ilmu ekonomi dan keuangan secara umum, tapi juga harus memiliki penguasaan ilmu syari’ah yang memadai. BI sendiri telah melansir bahwa industri keuangan syari’ah khususnya perbankan membutuhkan paling tidak 40.000 sumber daya manusia jika ingin mengejar pertumbuhan asset hingga 5 persen pada tahun 2008.

Lanjutkan membaca

Penguatan Ekonomi Domestik Melalui Kacang, Teh Botol, dan Jamu

Oleh: Riza Rizky Pratama (CEO Lisensi 08-09)

Baru-baru ini mungkin teman-teman sudah melihat iklan baru khususnya di media elektronik, tiga perusahaan nasional negeri ini yang meluncurkan iklan bersama dengan tajuk penguatan ekonomi domestik di tengah terpaan krisis global. Tiga perusahaan tersebut antara lain PT. Dua Kelinci, PT. Sosro, dan PT. Sido Muncul.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa ketiga perusahaan tersebut telah banyak memproduksi barang yang sudah cukup akrab dengan kehidupan kita sehari-hari khususnya sebagai mahasiswa. Bagi pencinta bola misalnya pasti tak lengkap rasanya jika sedang menonton bola tidak ditemani dengan kacang garing Dua Kelinci. Khusus penggemar bakso pasti di samping mangkok baksonya biasa disuguhkan teh botol Sosro. Atau pun bagi mahasiswa yang cinta begadang pasti salah satu ramuan rahasia penghilang masuk anginnya yaitu dengan minum Tolak Angin.

Lanjutkan membaca